SULBARPEDIA.COM,- Ikatan keluarga santri (IKSAN) Sulawesi barat melalui dewan pembina, Lathif Syukril berhasil menyeleksi beberapa santri dan santriwati berbagai pondok pesantren yang berada di Pasangkayu untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Penyeleksian telah berlangsung beberapa tahun belakangan, dengan menyisir pesantren dan melihat perkembangan santri yang tergabung dalam anggota IKSAN.
Lathief yang juga merupakan pimpinan pesantren syekh Zainuddin pasangkayu menegaskan upaya untuk melanjutkan pendidikan santri yang berprestasi namun kurang mampu persoalan biaya akan terus digenjot tiap tahun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita berharap santri dapat melanjutkan pendidikannya, kalau bisa kita bantu peroleh beasiswa” Ungkap lathief, Sabtu (26/06)
Tak lupa dalam kegiatannya, Lathief juga sempat menemui mantan bupati Pasangkayu , Agus Ambo Djiwa, dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan niatan Iksan untuk terus mengawal pendidikan santri Pasangkayu.
Dalam pertemuannya dengan mantan bupati, lathief meminta dukungan semua elemen untuk sama-sama mengawal IKSAN Sulbar agar semua alumni yang kembali mampu berkontribusi untuk daerah
Sementara itu, mantan bupati Agus Ambo Djiwa mengapresiasi dan mendukung para santri Pasangkayu yang melanjutkan pendidikan keagamaannya ke Jawa dan NTB.
” Harapannya para santri menimba ilmu dan belajar sungguh-sungguh, kembali ke daerah dapat memberi sumbangsih nyata” ungkapnya
Lanjut ia berharap melalui kegiatan IKSAN tersebut menjadi wadah untuk melahirkan sumber daya (SDM) unggul untuk melihat dan mengembangkan daerah Pasangkayu.
(Hfs)











