Demo HMI Mamuju Soal Kasus Uang Palsu di BI Sulbar Tegang, Ada Oknum TNI Bertindak Represif

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM,- Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi demonstrasi terkait kasus beredarnya uang palsu. Aksi sempat tegang usai sejumlah anggota TNI disebut hendak menghentikan pembakaran ban di lokasi.

Massa awalnya menggelar aksi demonstrasi di Polresta Mamuju lalu berlanjut di Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar pada Selasa (21/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua HMI Cabang Mamuju Dahril mengatakan aksi ini dilatarbelakangi oleh maraknya peredaran uang palsu di wilayah Mamuju. Pihaknya menduga kasus ini belum ditangani dengan optimal oleh Polresta mamuju.

“Dan tidak berjalannya pengawasan/strategi dari pihak bank Indonesia perwakilan Sulbar yaitu preventif preemtif dan represif dalam pencegahan penyebaran uang palsu,” kata Dahril.

Dahril melanjutkan saat aksi di Polresta Mamuju para demonstran menuntut kejelasan mengenai penanganan kasus peredaran uang palsu. Menurutnya, Kapolresta Mamuju telah mengakui adanya kasus tersebut dan menjelaskan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Polda Sulbar untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pernyataan ini mengkonfirmasi bahwa memang ada permasalahan serius terkait peredaran uang palsu di Mamuju,” ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya juga membantah tuduhan yang menyebar di media sosial, khususnya dari akun-akun palsu di Instagram, yang menuduh bahwa demonstrasi mereka didanai oleh pihak tertentu dengan massa bayaran dan nasi kotak.

“HMI menegaskan bahwa aksi mereka murni atas dasar kepedulian terhadap masyarakat dan tidak ada unsur bayaran dalam gerakan mereka. Bullying di media sosial akun fake yang mendeskritkan HMI Mamuju adalah fitnah dan tidak benar adanya,” tegas Dahril.

Aksi di Kantor BI Sulbar

Di titik aksi kedua yakni Kantor BI Mamuju, para demonstran meminta klarifikasi atas pernyataan Humas BI yang menyebutkan bahwa BI tidak memiliki fungsi pengawasan langsung terhadap peredaran uang palsu, melainkan hanya melakukan edukasi kepada masyarakat.

Namun kata Dahril, ketegangan sempat meningkat ketika beberapa anggota TNI yang tiba-tiba hadir di lokasi aksi berusaha menghentikan pembakaran ban oleh demonstran.

“Aksi represif dan arogan dari tentara tersebut memicu bentrokan, yang berujung pada salah satu kader HMI mengalami cekikan. Insiden tersebut sangat disayangkan oleh HMI yang menilai tindakan aparat tidak ramah dan tidak humanis,” sebutnya.

Dahril juga menyangkan sikap BI Sulbar yang tidak satupun perwakilannya bersedia menemui demonstran untuk memberikan penjelasan. Kendati begitu, ia memastikan HMI akan terus mengawal kasus peredaran uang palsu ini hingga tuntas.

Pihaknya berjanji akan menggelar demonstrasi berkelanjutan jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dan kasus ini tidak segera diselesaikan.

“Aksi demonstrasi HMI Cabang Mamuju ini menyoroti pentingnya penanganan serius terhadap kasus peredaran uang palsu yang meresahkan masyarakat. Kami mendesak pihak berwenang untuk lebih transparan dan responsif dalam menyelesaikan kasus ini demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dan perbankan serta ada protektif bagi UMKM, masyarakat kalangan bawah,” tutup Dahril.

Sementara dalam video beredar, tampak massa bersitegang dengan sejumlah aparat. Salah seorang massa aksi terlihat dipiting oleh seorang aparat berseragam TNI hingga terjatuh.

(adm/adm)

 

Berita Terkait

Sulfakri Sultan Gelar Hearing Dialog Bahas Urgensi Kota Otonom Sulbar
Sigap dan Responsif, RSUD Sulbar Evakuasi Pasien ke Area Aman Pascagempa Palu
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayah Kandung
Pembukaan Jalan di 2 Desa di Tapalang Barat untuk Akses Kebun Warga
Ketua DPRD Sulbar Terima Silaturahmi SMSI, Perkuat Sinergi dengan Media
Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional
Menu MBG SD Buahati Dikeluhkan Ortu Siswa, Sajian Kering dan Minim Bumbu Picu Kekhawatiran
Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pembangunan RSUD Tipe C Mamuju Tengah Dimulai

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Wujud Empati dan Kedekatan dengan Warga, Bhabinkamtibmas Desa Bambamanurung Sambangi Rumah Duka Korban Kecelakaan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Polongaan Patroli dan Sambang ke Lahan Perkebunan Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 10:57 WIB

Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Desa Topoyo Sambangi Titik Kumpul Remaja di Dusun Lomba Deko

Senin, 22 Juni 2026 - 10:49 WIB

SE2026, Arsal Aras Sebut Keakuratan Data  Menentukan Meberhasilan Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:46 WIB

Polres Mateng Gelar Turnamen Mobile Legend Meriahkan Menyabut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:45 WIB

Personel Polres Mateng Meriahkan Semarak HUT Bhayangkara dengan Lomba Tangkap Bebek dan Tarik Tambang Antar Satfung

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WIB

Polres Mamuju Tengah Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Babana Jelang HUT Bhayangkara Ke 80

Berita Terbaru

x