Legislator Mamuju Respons Wacana Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Lebih Efisien Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, Mamuju — DPRD Kabupaten Mamuju mulai merespons wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD yang kembali menguat dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto, menyebut bahwa sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD bukanlah hal baru dalam praktik demokrasi di Indonesia. Menurutnya, mekanisme tersebut pernah diterapkan pada periode 2000 hingga 2005.

Ia menilai, dari sisi anggaran, sistem Pilkada melalui DPRD memang lebih efisien dibandingkan dengan pemilihan langsung oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Efisiensi jelas, karena biaya yang dikeluarkan jauh lebih kecil. Tapi soal demokratis atau tidak, itu kembali pada sudut pandang masing-masing,” ujarnya.

Sugianto juga menyoroti dinamika Pilkada langsung yang selama ini dinilai kerap memicu konflik sosial di tengah masyarakat, terutama di daerah dengan tingkat rivalitas politik yang tinggi.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kewenangan untuk mengubah sistem Pilkada sepenuhnya berada di tingkat pusat, dalam hal ini DPR RI melalui proses revisi undang-undang.

“Daerah hanya bisa memberikan pandangan. Keputusan tetap ada di DPR RI,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Alfais Muhammad, belum memberikan tanggapan terkait wacana tersebut. Ia diketahui tengah mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan.

Wacana Pilkada melalui DPRD kembali mencuat seiring pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini tengah menjadi perhatian publik. Selain aspek efisiensi anggaran, isu ini juga memunculkan perdebatan panjang terkait kualitas demokrasi dan keterlibatan langsung masyarakat dalam proses politik.

(adv/adm)

Berita Terkait

Kominfo Sulbar Genjot Pemenuhan Data Sektoral, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia. 
Momentum Hari Kartini 2026, Ketua DPRD Sulbar Ajak Perempuan Berani Ambil Peran Strategis
SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks
Menuju Hari Demam Berdarah, RSUD Sulbar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Lewat Edukasi dan Penyuluhan
RSUD Sulbar Gelar Monev Pelayanan BPJS, Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan dan Waktu Tunggu Pasien
Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti
Layanan Pemberkasan Beasiswa Pemprov Sulbar Tembus IKM 93,85, Bukti Nyata Pelayanan Publik Bermutu Tinggi
Pemprov Sulbar Perkuat Kerja Sama dengan KPK, Dorong Penanganan Pengaduan Lebih Efektif

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:51 WIB

Buka Forum Satu Data Indonesia, Askary: Dengan Data yang Valid Kebijakan Diambil Sesuai Kebutuhan

Senin, 20 April 2026 - 10:52 WIB

54 Desa di Mateng Terima Bantuan Pangan Tergabung Dalam PBP

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

DPRD Mamuju Tengah Bahas LKPJ 2025, Sembilan OPD Hadiri Rapat Pansus

Kamis, 16 April 2026 - 06:27 WIB

Polres Mateng Siap Kawal SPMB Agar Berjalan Sesuai Regulasi

Rabu, 15 April 2026 - 15:04 WIB

Disdikbud Mateng Gandeng BPMP Sulbar Sosialiasi SPMB Tahun Ajaran 2026-2027

Selasa, 14 April 2026 - 20:02 WIB

Pemda Mateng Dorong Transformasi Digital Perpajakan

Sabtu, 11 April 2026 - 20:25 WIB

Sekda Mateng Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 - 13:52 WIB

Rapat UU AKPD dengan Pemprov, Arsal Sepakat tidak Mengurangi PPPK

Berita Terbaru

x