SULBARPEDIA.COM,- Kapal motor (KM) Cahaya Rezeky yang membawa 6 penumpang hilang kontak di perairan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) telah ditemukan. Kapal yang memuat guru, tenaga kesehatan dan balita itu ternyata sempat tersesat di Laut Kalimantan sehingga tak kunjung tiba di tempat tujuan.
“Berhasil menemukan perahu motor Cajaya Rezeky,” ujar Humas Kantor Basarnas Mamuju Devis kepada wartawan, Kamis (21/11/2024).
Kapal tersebut ditemukan sekitar 20 nautical mile (NM) dari arah selatan Pulau Salissingan, Kecamatan Bala-balakang, Mamuju, Rabu (20/11) siang. Devis menyebut semua penumpang dilaporkan selamat dan langsung diarahkan menuju Pulau Salissingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semua dalam keadaan selamat dan kembali melanjutkan perjalanan menuju Pulau Salissingan,” terangnya.
Sementara salah satu penumpang kapal, Jupri menuturkan jika kapal yang ditumpanginya sempat tersesat di perairan Kalimantan. Ia mengaku sempat bertemu dengan nelayan di tengah laut namun salah memberi petunjuk arah hingga tiba di perairan Kalimantan.
“Kita jalan lagi ke utara kita dapat nelayan, kita tanya lagi mana Pulau Salissingan, dia tunjuk bahwa ke utara, (dia bilang lagi) kita lari ke utara saja sekitar 100 mil, (selanjutnya) kita ke utara kita dapat pengeboran, nah kayaknya Balikpapan ini, kembali lagi ke selatan,” ujar Jupri.
Saat dalam perjalan itu, Jupri dan rombongan kembali mendapati seorang pemancing yang merupakan warga Mamuju. Saat itu, kapal diarahkan 100 mil ke arah utara untuk sampai di Pulau Salissingan.
“kita dapat orang pemancing, kebetulan dia orang Rangas (Mamuju), nah dia punya keluarga orang sini (Pulau Salissingan), nah kita tanya di situ di mana Pulau Salissingan, dia sudah tunjuk lari ke utara, 100 mil, nah kita di situ minta tolong juga dibantu solar 1 jeriken,” jelasnya.
Setelah melanjutkan perjalanan, kapal yang ditumpanginya kemudian melihat romobongan tim SAR. KM Cahaya Rezeky kemudian dikawal menuju Pulau Salissingan.
Diberitakan sebelumnya, KM Cahaya Rezeky yang membawa 6 orang dilaporkan hilang kontak di perairan Mamuju. Kapal tersebut awalnya berangkat dengan rute Pelabuhan TPI tujuan Pulau Salissingan, Kecamatan Bala-balakang, Mamuju pada Senin (18/11) pukul 15.00 Wita.
Namun kapal yang dijadwalkan tiba, Selasa (19/11) itu mengalami hilang kontak. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Kantor Basarnas Mamuju.
(rls/adm)











