SULBARPEDIA.COM,- Kapal Motor (KM) Cahaya Rezeky yang membawa 6 orang dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Tim SAR kini dikerahkan mencari keberadaan kapal yang memuat guru, tenaga kesehatan dan balita berusia 3 tahun tersebut.
“Perahu motor Cahaya Rezeky hilang kontak,” ujar Humas Kantor Basarnas Mamuju Devis kepada wartawan, Rabu (20/11/2024).
Devis mengatakan kapal tersebut awalnya berangkat dengan rute Pelabuhan TPI tujuan Pulau Salissingan, Kecamatan Bala-balakang, Mamuju pada Senin (18/11) pukul 15.00 Wita. Namun kapal yang dijadwalkan tiba, Selasa (19/11) mengalami hilang kontak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sampai saat ini belum sampai (kapal ditujuan). Keluarga korban berusaha mencari namun belum ada hasil dan mohon bantuan SAR,” terangnya.
Ia menjelaskan kapal hilang kontak merupakan jenis kapal nelayan dengan warna putih biru serta memiliki panjang 9 meter. Pihaknya pun akan memulai pencarian kapal tersebut yang akan dibantu personel Polairud dan aparat desa setempat.
“Unsur yang terlibat kru Kapal KN SAR Parikesit, tim rescue Kansar Mamuju, Polair Mamuju dan aparat desa setempat,” pungkasnya.
Data Penumpang KM Cahaya Rezeky:
1. Jumaedi, 58 Tahun: Juragan Kapal
2. Suhaeni, 54 Tahun: Kepala Sekolah SD Salissingan
3. Subriah, 36 Tahun: Guru SMP 2 Bala-balakang
4. Ismi, 34 Tahun: Guru SMP 2 Bala-balakang
5. Jupri, 40 Tahun: Tenaga Medis PKM Salissingan
6. Alman, 3 tahun : Anak dari Jupri
(rls/adm)











