Listrik Tidak Stabil, Pengusaha di Mateng Mengeluh

- Jurnalis

Jumat, 9 Agustus 2019 - 01:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Kondisi listrik yang tidak stabil di kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dikeluhkan sejumlah pengusaha, khususnya pengusaha yang menggunakan listrik sebagai satu-satunya sumber untuk melakukan produksi.

Sejumlah pekerjaan pun menjadi terhambat bahkan tidak dapat berproduksi ketika tegangan listrik dibawah 300 Voll. Kondisi ini menurut operator salah satu prusahaan swasta yang beroprasi di Matang harus segera ditangani baik oleh PLN dan Pemerintah setempat.

“kita kan bekerja ada batasan waktu, nah kalau begini terus mesin dan alat kami tidak bisa maksimal bekerja. Contoh saja pak seprti alat pemecah batu dan pemanas aspal, kalau tegangan dibawah 300 Voll alat kami tidak bisa bekerja. Saya kira ini sangat merugikan kami sebagai pelaksana kegiatan. Ya kami berharap ini bisa di carikan solusi secepatnya.”kata salah karyawan swasta yang enggan di sebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan soal kelistrikan itu juga datang dari pengusaha galon Arman, Ia mengeluhkan kondisi listrik yang sering mati dan tidak stabil tanpa ada informasi terlebih dahulu.

Menurut bapak 3 orng anak itu, hal itu sangat merugikan dirinya sebagai pengusaha galon.Akibat kondisi itu Ia mengaku omsetnya menurun bahkan mengaku rugi.

“akibatnya pertama mesin kami cepat rusak pak, kedua omset kami turun, saya kira ini harus segera dicarikan solusi. Saya minta PLN dan pemerintah dapat segera berbuat.”tegasnya.

Untuk diketahui gardu induk PLN di Mamuju Tengah sementara dalam proses pembangunan. Saat ini PLN Mamuju Tengah juga belum berstatus cabang. Suplay listrik Mateng saat ini bersumber dari Mamuju dan Palu.

 

(Lal)

 

Berita Terkait

Di Balik Pesona Kebun Alfukat Desa Banea’ Kabupaten Mamasa
Petani Nanas di Mamasa Butuh Mitra untuk Pasarkan Hasil yang Melimpah
Sulbar Inflasi 0,33% di September 2024, Ikan Jadi Pemicu Utama
Gegara Tikus, Ratusan Hektare Tanaman Padi di Kecamatan Aralle Gagal Panen
Ekonomi Sulbar Triwulan I 2024 Tumbuh 6,02 Persen Lampaui Nasional
BPS Sulbar Gelar Media Gathering di Mamuju, Bincang Penguatan-Pemahaman Data Statistik
Terima Kunjungan Direksi PT.Astra, Prof Zudan Komitmen Perkuat Iklim Investasi
5 Tips Berjualan Online di Marketplace agar Laris Manis untuk Pemula

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

Hardiknas 2026 di Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Tekankan Digitalisasi dan Kesejahteraan Guru

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

RSUD Sulbar Matangkan Perizinan Berbasis Risiko, Percepat Layanan Berbasis Kompetensi

Kamis, 30 April 2026 - 10:44 WIB

Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang 

Rabu, 29 April 2026 - 20:04 WIB

Ketua DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Perkuat Sinergi Sukseskan Program Asta Cita

Rabu, 29 April 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Suhardi Duka: Presiden Tak Mau Anak Kelaparan, Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Deklarasi Bersama di Sulbar, Semua Pihak Sepakat Dorong Pemenuhan HAM

Senin, 27 April 2026 - 17:14 WIB

Peringati Hari Malaria Sedunia 2026, RSUD Sulbar Edukasi Masyarakat tentang Bahaya dan Pencegahan Malaria

Senin, 27 April 2026 - 12:44 WIB

393 Jemaah Haji Mamuju Berangkat ke Tanah Suci, Gubernur Suhardi Duka Doakan Selamat dan Lancar

Berita Terbaru

Mamuju Tengah

Pemda Mateng Gelar Upacara Hardiknas 2026 Berjalan Khidmat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:46 WIB

x