Wujudkan Swasembada Pangan, Bahtiar Ingin Maksimalkan Pengelolaan Hortikultura di Nosu

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Pemprov Sulbar

Dok. Pemprov Sulbar

SULBARPEDIA.COM,- Mamasa, Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin semakin optimis mewujudkan swasembada pangan setelah melihat besarnya potensi hortikultura di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, Kamis 14 November 2024.

Saat berada di Nosu, PJ Bahtiar didampingi Bupati Mamasa Muhammad Zain dan Camat Nosu Yuliana meninjau salah satu lahan perkebunan hortikultura.

Perkebunan yang dikunjungi adalah kebun kentang dan koll. Kata Bahtiar, kentang adalah komoditi paling stabil, 35 ribu, jarang turun sampai 25 ribu. Olehnya Bahtiar merekomendasi untuk mengembangkan komoditi kentang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk lebih maksimal, diharapkan produksi yang fokuskan harus lebih besar dan berkelanjutan.

“Kontinuitas produksi ini penting, tanpa ini, itu tidak berjalan bisnisnya. Jadi harus jelas produksinya, petaninya, hamparannya, harus jelas datanya,” ucap Bahtiar.

Bahtiar juga memberi alternatif bagi petani agar memanfaatkan skema KUR untuk mengelola lahan perkebunan berskala besar.

Baca Juga: Tinjau Bandara Sumarorong, Bahtiar Bahas Penerbangan Mamasa-Toraja

“Berdaulat pangan secepat cepatnya, hanya bisa dilakukan. Dengan permodalan yang cukup. Permodalan menjadi penting menciptakan pengusaha kecil, dan bisa mendorong tumbuhnya pengusaha olahan baik dari kentang, bawang dan lainnya,” ungkapnya.

Oktovianus selaku petani di Nosu merasa bersyukur dengan kehadiran PJ Gubernur dan Bupati Mamasa di perkebunan miliknya.

“Disini kami butuhkan bibit, alat pertanian, dan pemasaran. Dengan kunjungan pak gubernur melihat langsung perkebunan kami semoga kedepan bisa lebih berkembang,” ungkapnya.

(adv/adm)

 

Berita Terkait

Gubernur SDK sidak di Bapenda Sulbar, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski Dihadapkan Keterbatasan Pasca Pemekaran
RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan
Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026 Sebesar Rp3.092,15 Per Kilogram
DPRD Pasangkayu Dukung Penyusunan Renja 2026 Dinas Kelautan dan Perikanan
Gubernur Sulbar Tegaskan Anak Putus Sekolah Tak Boleh Dibiarkan, Tim Khusus Siap Dibentuk
DPRD Pasangkayu Bedah RKPD 2026, Tekankan Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat
Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Groundbreaking Sekolah Rakyat Terintegrasi
Perkuat Manajemen Talenta ASN, Dinas Pangan Sulbar Laksanakan Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:42 WIB

Gubernur SDK sidak di Bapenda Sulbar, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal Meski Dihadapkan Keterbatasan Pasca Pemekaran

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:27 WIB

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:05 WIB

Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026 Sebesar Rp3.092,15 Per Kilogram

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:29 WIB

DPRD Pasangkayu Dukung Penyusunan Renja 2026 Dinas Kelautan dan Perikanan

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:41 WIB

DPRD Pasangkayu Bedah RKPD 2026, Tekankan Program Prioritas yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:04 WIB

Dukung Akses Pendidikan Inklusif, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Hadiri Groundbreaking Sekolah Rakyat Terintegrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:58 WIB

Perkuat Manajemen Talenta ASN, Dinas Pangan Sulbar Laksanakan Pendampingan Pemutakhiran Data SIASN dan MyASN

Senin, 12 Januari 2026 - 20:58 WIB

Komisi IV DPRD Sulbar Gelar Rapat bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan

Berita Terbaru

Advertorial

RSUD Sulbar Tingkatkan Layanan lewat Sinergi dengan BPJS Kesehatan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:27 WIB

x