Islah Organisasi Keagamaan Sebagai Resolusi Konflik: Refleksi dan Tamparan dari NU untuk Bulan Bintang Sinar Lima

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.istimewa

Dok.istimewa

Penulis: Abd Latief Syukril
Kader Nahdatul Wathan
Pimpinan Ponpes NW Pasangkayu

Islah organisasi keagamaan merupakan konsep penting dalam menjaga keberlanjutan, legitimasi, dan kepercayaan umat terhadap sebuah jam’iyah.

Fenomena konflik internal yang sempat mencuat di tubuh Nahdlatul Ulama (NU) menjadi contoh konkret bagaimana organisasi keagamaan besar menghadapi perbedaan pandangan struktural yang berpotensi mengganggu stabilitas organisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konflik antara unsur Syuriyah dan Tanfidziyah NU dalam beberapa waktu terakhir menarik perhatian publik nasional. Namun, yang patut dicermati bukan semata konflik itu sendiri, melainkan proses penyelesaiannya.

Para masyaikh dan ulama sepuh NU mengambil peran sentral dengan menempuh jalan poros tengah, mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan, dan menempatkan kemaslahatan jam’iyah di atas kepentingan kelompok.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa islah organisasi keagamaan tidak selalu harus melalui mekanisme formalistik semata, tetapi juga melalui legitimasi moral dan kearifan simbolik para tokoh ulama.

Proses islah tersebut relevan menjadi tamparan dan refleksik dalam konteks organisasi Bulan Bintang Sinar Lima di Nusa Tenggara Barat, yang hingga kini masih mengalami konflik berkepanjangan hampir dua dekade.

Konflik ini tidak hanya berdampak pada struktur kepemimpinan, tetapi juga menimbulkan fragmentasi sosial di tingkat jamaah. Dalam masyarakat awam, konflik tersebut melahirkan beragam persepsi, narasi, bahkan doktrinasi yang memperkuat fanatisme kader di masing-masing kubu.

Secara sosiologis dan politis, konflik yang tidak kunjung selesai berpotensi melemahkan daya konsolidasi organisasi. Masing-masing kubu mengklaim legitimasi paling sah, namun pada saat yang sama menunjukkan gejala krisis kepercayaan diri.

Akibatnya, bidang pendidikan seakan terlantarka, bidang sosial ditanggalkan, bidang dakwah menjadi lahan pengakuan sana pengakuan sini. Akhirnya organisasi kehilangan fokus utama dalam melayani umat, menjaga citra publik, serta membangun kekuatan kolektif yang berkelanjutan. Dalam kondisi demikian, konflik tidak melahirkan pemenang, melainkan kerugian bersama.

Islah organisasi keagamaan sejatinya bukan sekadar kompromi kekuasaan, melainkan upaya pemulihan kepercayaan dan penyatuan kembali visi kolektif.

Pengalaman NU menunjukkan bahwa islah bukan tanda kekalahan, melainkan strategi penyelamatan organisasi dan umat.

Oleh karena itu, refleksi ini diharapkan dapat menjadi bahan perenungan bersama agar konflik berkepanjangan di tubuh organisasi Bulan Bintang Sinar Lima dapat menemukan jalan islah demi kemaslahatan jamaah dan masa depan organisasi.

Tulisan ini disajikan sebagai refleksi akademik-populer dan kritik konstruktif, bukan sebagai bentuk penyerangan terhadap pihak mana pun. Wallahu a’lam.

 

(Visited 69 times, 1 visits today)

Berita Terkait

Balang Nipa – Passokkorang: Sejarah dan Konflik Kerajaan
Peran DSN-MUI Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah di Masyarakat
Rukun dan Syarat Nikah: Antara Kepatuhan Syariat dan Tradisi Sosial
Sosioteologi Hak dan Kewajiban Suami istri dalam Hukum Islam
“Himpak Anna Himanang” Prinsip Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat PUS
Poligami dan Talak di Dunia Islam: Antara Teks Syariah, Negara, dan Keadilan Keluarga
Pascabencana Sumatra dan Tanggung Jawab Negara atas Pendidikan Generasi
Darurat Bullying Semakin Mengkhawatirkan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ketua DPRD Sulbar Terima Silaturahmi SMSI, Perkuat Sinergi dengan Media

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Disparbud Mamuju Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara 2026, Siapkan Talenta Terbaik ke Tingkat Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:22 WIB

Menu MBG SD Buahati Dikeluhkan Ortu Siswa, Sajian Kering dan Minim Bumbu Picu Kekhawatiran

Jumat, 24 April 2026 - 20:53 WIB

Kisah Warga Kopeang Melahirkan di Jalan, Indikasi Pentingnya Integrasi dan Sinergitas Layanan Kedokteran Kepolisian bagi Warga Marginal

Jumat, 24 April 2026 - 14:33 WIB

Parkir Liar dan Aksi Lompat Pagar Siswa SMK Rangas Resahkan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIB

SPBU Tapalang Bantah Isu Distribusi BBM Subsidi Tak Sesuai Aturan: Informasi Hoaks

Selasa, 14 April 2026 - 21:08 WIB

Dugaan Suap Rp50 Juta Guncang DPRD Sulbar, Legislator Diduga “Main Mata” Demi Percepat Dapur MBG

Rabu, 8 April 2026 - 12:15 WIB

Disparbud Mamuju Lanjutkan Pelatihan Selam, Peserta Jalani Praktik di Kolam Renang Maleo

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

x