Ini Program Prioritas dan Realisasi Anggaran Dishut Sulbar

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2019 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kehutanan Subar, Fakhruddin

Kadis Kehutanan Subar, Fakhruddin

SULBARPEDIA. COM, – Realisasi anggaran belanja pada sejumlah OPD Pemprov. Sulbar masih cukup minim, hingga awal Juli ini realisasi anggaran masih dibawah 50 persen. Tak terkecuali pada Dinas Kehutanan Prov. Sulbar. Realisasi anggarannya baru mencapai angka 30 persen.

Kadis Kehutanaan Sulbar Fakhruddin saat dikonfirmasi membeberkan ikwal keterlambatan realisasi belanja pada dinas yang Ia pimpin. Ia mengatakan adanya prubahan dan penyempurnaan sistem pengadaan pada LPSE menjadi salah satu penyebab rendahnya realisasi anggaran.

“lambatnya karena adanya perubahan sistem pengadaan yang dulu tidak wajib tayang di web LPSE, sekarang yang penunjukan lansung pun sudah wajib tayang. Semua harus di aploud mulai dari perencanaanya hingga profil pelaksana. Bagi prusahaan yg belum biasa, ini menjadi kendala karena ini belum di sosialisasikan dengan baik.”kata pria berdarah Jawa itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakhruddin menjelaskan pada tahun 2019 ini pihaknya mengelola sedikitnya 29 Milyar anggaran , 9 milyar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan 20 milyar bersumber dari APBD Sulbar.

Anggaran rp. 29 milyar itu kata Fachruddin digunakan untuk membiayai sejumlah program prioritas dinas Kehutanan Sulbar diantaranya :
-pembangunan resort pengelolaan hutan, di KPH Lariang 2 unit dan di KPH Bonehau Kalumpang 1 unit yang masing-masing angagrannya per1 unit rp. 360 juta rupiah.
-melakukan penghijauan
-membuat dam penahan atau talud yang melintang di sungai kecil.
-pengembangan hutan rakyat
-pembangaun konserpasi tanah dan air
-pembelian mesin pengolah gula aren, mesin pemecah kemiri.
-pengadaan mesin penyulingan sere wangi (bahan baku kosmetik, farmasi dan barang kimia, anti septik lainnya).

” anggaran kita lebih banyak di kelola oleh UPTD KPH, karena memang saya sudah delegasikan, pihak ketiga juga kontrak dengan KPH, Dinas Kehutanan hannya melakukan pembinaan dan pengawasan, monitoring evaluasi.”jelasnya.

Meski hingga saat ini realisasi anggarannya masih rendah, namun Fakhruddin optimis 1 atau 2 bulan kedepan realisasi anggarannya akan naik secara fantastis.

” kalau sudah lelang kan kita sudah bisa tandatangan kontrak, nah kalau sudah kontrak pasti ada pencairan, insallah realisasi kita secepatnya akan naik.”tutupnya.

 

(Lal)

 

Berita Terkait

Fasilitasi Pengebangan Bakat Peserta Didik, SMP Negeri Anreapi Gelar Porseni
Sorotan Legislator Mamuju ke Proyek Rehab Lapangan Tenis Rp 742 Juta Saat Efisiensi
Disdikpora Mamuju Pakai Rp 742 Juta Rehab Lapangan Tennis Saat Efisiensi
KOHATI Majene Dorong Gerakan Anti Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Keteladanan Fatimah az-Zahra
Kabur Usai Ditetapkan Tersangka, Kades di Mamuju Masuk Daftar Pencarian Orang 
Golkar Sulbar Gelar Musda IV, Siap Kolaborasi Majukan Daerah
Api Lahap Ruang Arsip Puskesmas Katumbangan, Kerugian Capai Rp150 Juta
Maxim Kini Hadir di Pasangkayu, Bawa Solusi Mobilitas Modern untuk Masyarakat Sulbar

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:30 WIB

Fasilitasi Pengebangan Bakat Peserta Didik, SMP Negeri Anreapi Gelar Porseni

Kamis, 11 Desember 2025 - 23:14 WIB

4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pintu Gerbang Mamuju Ditahan, Negara Rugi Rp 1,8 M

Senin, 8 Desember 2025 - 17:39 WIB

Kesbangpol Sulbar Gelar  Sosialisasi Digitalisasi Layanan Ormas dan ASN

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:00 WIB

Mammesa Grow GLI Batch 5 Edukasi Warga di Polewali Mandar

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:54 WIB

Toilet RSUD Sulbar Banyak Tak Berfungsi gegara Septic Tank Penuh, Baru Diperbaiki 2026

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:03 WIB

Hampir Semua Toilet Rusak, RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan Keluarga Pasien

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:37 WIB

BR Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pembunuhan di Kalukku 

Senin, 1 Desember 2025 - 19:50 WIB

Sengketa Lahan Berujung Maut, di Kalukku

Berita Terbaru

x