Ombudsman Kaji Kebijakan Penyaluran Bantuan Sosial

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2019 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA. COM, – Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)  hingga saat ini masih menghadapi kendala yang berakibat penyaluran subsidi ini disejumlah daerah termasuk Sulawesi Barat tidak berjalan mulus. Beberapa hal yang menjadi kendala di lapangan antara lain, akurasi data yang masih bermasalah dan kesiapan infrastruktur pendukung lainnya.

Kasus ini yang menjadi poin sentral dalam diseminasi hasil kajian kebijakan bantuan sosial dan bantuan pangan non tunai yang diinisiasi Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi barat, Selasa (30/07/19).

Sebelumnya survey yang dilakukan Tim Ombudsman RI Sulawesi Barat disejumlah Kecamatan dan Desa di kabupaten Polewali Mandar, masih menemukan sejumlah masalah mulai dari kualitas barang, persoalan kondisi wilayah yang masih berada di area blank spot termasuk dalam melakukan transaksi diketahui masih banyak pelaksana e-warong yang belum memahami bagaimana caranya menggunakan mesin electronic data capture (EDC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ombudsman RI Sulbar yang melibatkan berbagai pihak terkait, menelisik lebih dalam  terkait kondisi ini sebagai upaya mendorong lahirnya solusi agar proses impelentasi program BPNT berjalan dengan baik dan penerima manfaat merasakan kehadiran Negara melalui program tersebut.

Adapun hasil diseminasi ini, Pertama, diketahui sumber data bansos pangan yakni data terpadu program penanganan fakir miskin, merupakan hasil pemutakhiran data terpadu BPDT tahun 2015 yang hingga saat ini masih membutuhkan pemutakhiran melalui mekanisme dari Desa dan kelurahan, akan tetapi rendahnya partisipasi pengusulan dari Desa dan Kelurahan dan belum adanya standar pelayanan pengusulan perubahan data dari Desa oleh Dinas Sosial menyebabkan perubahan data keluarga penerima manfaat (KPM) belum efektip.

Kedua, masih terdapat masalah dalam penyaluran bantuan pangan baik rastra maupun BPNT, seperti halnya kualitas beras, keterjangkauan e-warong dan pemerataan sarana dan prasarana pendukung seperti halnya koneksi jaringan dan mesin EDC.

Ketiga, rendahnya koordinasi antar pihak sehingga masih terdapat tumpang tindih tugas dan kewenangan antara pihak-pihak yang terlibat dalam program BPNT.

Keempat, sesuai pedoman umum bantuan pangan non tunai penentuan e-warong ditetapkan oleh Bank penyalur atas beberapa kriteria yang telah ditentukan.

Hasil kegiatan diseminasi ini akan disampaikan ke Pimpinan Ombudsman RI sebagai bahan masukan yang akan disampaikan pada Kementrian terkait.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar Lukman Umar, mengatakan, Pemerintah harus membenahi kondisi ini, menyiapkan infrastruktur untuk mendukung penyaluran bantuan. Juga perlu membuka layanan pengaduan langsung sebagai langkah pengawasan program.

Lukman juga menjelaskan “Tujuan Ombudsman ini untuk mengingatkan bahwa ada potensi masalah yang akan terjadi, bukan untuk mengintervensi kewenangan masing-masing lembaga, Ombudsman RI bagian dari Negara hadir sebagai alarm agar semua bisa bekerja sesuai kewenangan dan tupoksi masing-masing,” Tutup Lukman.

Sumber Humas Ombudsman RI Pwk Sulawesi Barat (A2)

 

Berita Terkait

Pelapor Harap Bawaslu Sulbar Tegas Terkait SK Pengangkatan Panwascam Diduga Cacat Hukum
Hadiri Rembuk Stunting, Kadinkes Mamuju: Bahas Progres Kerja Semua Sektor
Lama Kosong, Dewan Pendidikan Majene Minta Plt Kadis Dikpora Didepenitifkan
Sapi Kurban Presiden Jokowi untuk Mateng Jenis Limosin Rp 100 Juta, Berat 1,1 Ton
Lewat Rembuk Stunting, Sekdis PPKB Mamuju Harap Angka Stunting Turun Lampaui Capaian di 2023
Sutinah Minta TPPS Kerja Optimal, Target Angka Balita Ditimbang di Posyandu 100% Bulan Ini
Rakor Rembuk Stunting, Sutinah: Semua Pihak Harus Terlibat Turunkan Angka Stunting
Polres Mateng Press Conference Ungkap Sejumlah Kasus, AKBP Amri Yudhy Ajak Masyarakat Tetap Waspada

Berita Terkait

Minggu, 15 Oktober 2023 - 19:12 WIB

Nurfadila, Peraih Medali Perunggu untuk Bumi Manakarra di Ajang International Cahmpionship 2023 di Bali.

Jumat, 13 Oktober 2023 - 14:41 WIB

Buka Pra PON Sepak Takraw di Sulbar, Zudan Arif: Tetap Junjung Tinggi Sportivitas

Jumat, 28 Juli 2023 - 14:19 WIB

11 Atlet Tenis Meja DIY Bakal Ikuti Babak Kualifikasi PON 2024 di Jakarta

Minggu, 11 Juni 2023 - 20:50 WIB

Pesan Kapolda Sulbar di Ajang Sepak Bola HUT Bhayangkara ke-77: Junjung Sportifitas

Kamis, 8 Juni 2023 - 22:03 WIB

18 Tim Sepak Bola Perebutkan Kapolres Cup, Tersaji di Stadion S Mengga Polman

Senin, 6 Maret 2023 - 07:32 WIB

7-0 Manchester United Tenggelam dalam Tsunami Gol Liverpool

Kamis, 16 Februari 2023 - 14:39 WIB

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua PSSI, Agus Berharap Suporter Dilibatkan dalam Manajemen Tim dan Kompetisi

Sabtu, 11 Februari 2023 - 05:29 WIB

KONI DIY Ditegur Pusat, Diminta Keluarkan Rekomendasi Pengda PTMSI Pimpinan Atmaji

Berita Terbaru

Berita Terbaru

KAMMI Mamuju Raya Gelar Musda ll

Senin, 24 Jun 2024 - 18:40 WIB