Dinkes Mamuju Minta Warga Maksimalkan Penggunaan Abate Untuk Cegah DBD

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2023 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kantor Dinkes Mamuju, foto: adm)

(Kantor Dinkes Mamuju, foto: adm)

SULBARPEDIA.COM,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) meminta warga memaksimalkan penggunaan bubuk abate untuk membasmi larva atau jentik nyamuk penyebab DBD.

Hal itu mengemuka karena selama ini masyarakat beranggapan bahwa penyemprotan insektisida melalui pengasapan atau fogging sudah membunuh nyamuk beserta larvanya. Padahal informasi tersebut kurang tepat.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Mamuju, Alamsyah Thamrin menjelaskan, fogging memang dapat membunuh nyamuk aedes aegypti. Namun, hanya efektif pada nyamuk dewasa saja. Larvanya sama sekali tidak terpengaruh oleh insektisida dari fogging.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Kepala P2P Dinkes Mamuju Alamsyah, foto: montana) 

Selama masyarakat tidak rutin menguras penampungan dan membersihkan wadah yang tergenang air di rumahnya, maka larva nyamuk akan tetap berkembangbiak meski di-fogging berulang kali.

“Fogging hanya membunuh induk nyamuk saja. Larvanya itu tetap hidup di tempat-tempat yang tergenang air. Sekali bertelur itu bisa sampai ratusan, sehingga dibutuhkan abate untuk membasmi larva tersebut,” kata Alamsyah, Selasa 25 Juli 2023.

Baca juga: 11.588 Siswi SMP-SMA Ikuti Program Myss Glowing Dinkes Mamuju 

Menurut Alamsyah, bubuk abate sangat efektif membasmi larva nyamuk. Penaburannya berguna untuk memperpendek siklus perkembangan larva nyamuk, sehingga larva akan mati sebelum menetas menjadi nyamuk dewasa.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh masyarakat Mamuju serius menggunakan bubuk abate. Dengan penggunaan yang intens, perkembangan nyamuk aedes aegypti dapat ditekan secara maksimal.

“Melalui puskesmas, kita sudah berikan abate kepada setiap rumah tangga sesuai kebutuhannya. Gratis tanpa syarat apapun. Kami minta, abate ini benar-benar dimanfaatkan,” terangnya.

Untuk menggunakan bubuk abate sangat mudah. Warga hanya perlu menaburkan bubuk abate ke dalam penampuangan air, bak mandi, kolam ikan, hingga wadah-wadah yang memiliki genangan air. Perbandingannya 1 sendok makan bubuk abate untuk 100 liter air.

“Ini aman digunakan. Tapi tidak untuk diminum. Jangan masukkan abate ke dalam penampungan air minum. Kalau bubuk abate habis, silahkan ke puskesmas. Stok kita banyak,” sebut Alamsyah.

Dia optimis, penggunaan bubuk abate secara masif dapat menekan laju kasus DBD di Kabupaten Mamuju. Selain itu, Alamsyah pun meminta dukungan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga desa untuk mengakselerasi penggunaan abate di tengah masyarakat.

“Jika masyarakat menggunakan abate dengan benar dan betul-betul diefektifkan di setiap rumah tangga, saya yakin DBD di Mamuju bisa kita tekan. Tidak menghilangkan, tapi menekan kasus DBD,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Lewat Rembuk Stunting, Sekdis PPKB Mamuju Harap Angka Stunting Turun Lampaui Capaian di 2023
Sutinah Minta TPPS Kerja Optimal, Target Angka Balita Ditimbang di Posyandu 100% Bulan Ini
Rakor Rembuk Stunting, Sutinah: Semua Pihak Harus Terlibat Turunkan Angka Stunting
Pemkab Mamuju Gelar Rakor Rembuk Stunting 2024, Diikuti Kades-Lurah dan Kapus
Kabid Kesmas Dinkes Sulbar-Kepala Labkesda Hadiri Pertemuan Pembinaan Jejaring Labkesmas di Makassar
Wabup Mateng Amin Jasa, Dampingi PJ.Gubernur Sulbar Penanaman Perdana Pisang Cavendish di Tasokko
Warga Keluhkan LPG 3 Kg di Mamuju Langka Jelang Idul Adha, Tembus Rp 30 Ribu per Tabung
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wabup Mateng Ajak Warga Komitmen Jaga Kelestarian Alam

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:39 WIB

LPG 3 Kg Langka, Disperindag Mamuju Sebut Dipicu Panic Buying-Dugaan Penimbunan

Jumat, 14 Juni 2024 - 06:40 WIB

Kabid Kesmas Dinkes Sulbar-Kepala Labkesda Hadiri Pertemuan Pembinaan Jejaring Labkesmas di Makassar

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:44 WIB

Kajati Sulbar Andi Darmawangsa Lantik Wakajati dan 2 Kajari Baru

Senin, 10 Juni 2024 - 19:35 WIB

Dinkes Sulbar Ikuti Sosialisi Penerapan District-PPCP untuk Layanan HIV/AIDS dan IMS di Jakarta

Senin, 10 Juni 2024 - 07:39 WIB

PT TBA Tepis Pernyataan Anggota DPRD Sulbar Soal Desain Perusahaan: Izin Sudah Lengkap!

Minggu, 9 Juni 2024 - 16:10 WIB

Kadinkes Sulbar Asran Masdy Hadiri Acara Rembuk Stunting di Makassar

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:22 WIB

Pemprov Sulbar dan PT Cipta Agri Pratama Teken MoU Pengembangan Budidaya Pisang Cavendish

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:25 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus Narkoba di Mamuju Protes JPU Tak Bisa Hadirkan Bukti di Persidangan

Berita Terbaru