Ketua HMI Mamuju Desak Pj Gubernur Minta Maaf Soal ‘Pengungsi Harapkan Bantuan’

- Jurnalis

Senin, 13 Juni 2022 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju, Muhammad Ahyar, foto: dok)

(Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju, Muhammad Ahyar, foto: dok)

SULBARPEDIA.COM,- Mamuju, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju, Muhammad Ahyar, menyayangkan pernyataan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik terkait  pengungsi gempa di Mamuju.

Ahyar menilai, PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik tidak punya hati nurani  melihat kondisi masyarakat Mamuju pasca dilanda musibah gempa.

“Jika pernyataan itu benar, maka saya menilai PJ Gubernur kita tidak memiliki hati nurani,” kata Ahyar kepada wartawan, Minggu (12/6/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktvis HMI itu menegaskan, jika tidak ingin memberikan bantuan kepada warga yang mengungsi maka tidak semestinya ucapan yang dapat melukai hati itu sampai ke telinga masyarakat Mamuju,”Ini sudah melukai hati masyarakat yang mengungsi akibat gempa,” tegas Ahyar.

Menurutnya, trauma masyarakat Mamuju belum pulih usai gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo mengguncang Sulbar pada 15 Januari 2021 lalu.

Sehingga, masyarakat masih banyak yang memilih tinggal di tenda pengungsian karena pengalaman pada pristiwa satu tahun silam.

“Kami mengungsi dan mendirikan tenda darurat tersebut, sebab ada trauma yang pernah kami alami sebelumnya. Lebih dari seratus korban jiwa saat gempa,” tukasnya.

Apalagi kata dia, Badan Nasional Penanggulanan Bencana Nasional (BNPB) Pusat mengatakan Sulbar berada pada garis sesar teraktif  di dunia, Hal ini membuat masyarakat khawatir dan trauma karena gempa bumi bisa terjadi kapan saja.

Dikatakan, Akmal Malik sebagai orang nomor satu di Sulbar harus mengatahui bahwa tidak ada masyarakat yang senang di pengungsian, “Karena demi keamanan dan kesalamatan kita semua memilih untuk mengungsi,” kata dia.

Sehingga, Ahyar meminta agar Akmal Malik menarik kembali kata-katanya dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sulbar khususnya Mamuju dan Majene.

“Bapak Akmal diutus ke Sulbar untuk memimpin dan menata Sulbar lebih baik lagi. Kalau tidak sanggup silahkan tinggalkan tanah Malaqbi ini,” tegas Mahasiswa Jurusan Hukum Universitas Tomakaka Mamuju itu.

Ahyar kembali menegaskan, masyarakat tidak menginginkan mengungsi, lalu berharap bantuan dan kepudulian pemerintah.

Namun, karena kondisi masyarakat sudah sangat trauma sehingga mereka harus mencari tempat yang aman dari bencana.

“Ini bukan soal bantuan, bukan soal kepedulian kalian, kami hanya mencari rasa aman dari bencana,” cetusnya.

Ahyar pun meminta, kepada PJ Gubernur Sulbar Akmal Malik harus meminta maaf kepada masyarakat korban gempa dalam kurun waktu 3×24 jam.

“Jika tidak kami akan aksi unjuk rasa dan menduduki kantor Gubernur Sulbar menuntut pj gubernur minta maaf,” tutup Ayhar.

Sebelumnya, Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik mengaku, pihaknya menerima banyak bantuan dari sejumlah pihak, mulai dari dana tunai, hingga barang ataupun sembako. Namun, ia berharap agar masyarakat yang mengungsi bertahan di tenda-tenda karena mengharapkan bantuan.

“Kita juga berharap, jangan sampai masyarakat mengungsi karena mengharapkan itu (bantuan),” katanya.

Sehingga, kata Akmal, persoalan tersebut akan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat yang masih memilih mengungsi.

“Kita tidak bisa memaksa. Cuman barang kali, kami akan segera mengemas tenda-tenda yang ada di pengungsian,” ujar Akmal.

(Ll/Hfs)

Berita Terkait

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat
Pembukaan Jalan di 2 Desa di Tapalang Barat untuk Akses Kebun Warga
Pemda Mateng Galar GPM di Kantor Camat Topoyo
Calon Mitra Tambahan Sensus Ekonomi 2026 Kecewa, Sistem Pendaftaran BPS Diduga Bermasalah 
SMSI Mamuju Tengah Resmi Terbentuk, Pengurus Rapat Perdana Target Pelantikan Juli 2026
Ketua DPRD Sulbar Terima Silaturahmi SMSI, Perkuat Sinergi dengan Media
Peringati Hari Perawat Internasional, RSUD Sulbar Edukasi Pencegahan Campak dan Budaya Cuci Tangan
Pesan Gubernur Suhardi Duka untuk Wisudawan UT Majene: Jaga Integritas, Jadilah Penjaga Kepercayaan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:46 WIB

SMSI Mamuju Tengah Resmi Terbentuk, Pengurus Rapat Perdana Target Pelantikan Juli 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:56 WIB

Kadis Sosial Mateng Koordinasi Langsung dengan Wamen Sosial RI Percepat Program Sekolah Rakayat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56 WIB

Buka Jambore Cabang ll, Arsal Aras Pramuka pembentukan karakter generasi muda

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:46 WIB

368 PPPK Nakes Kab.Mateng Resmi Diperpanjang

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:25 WIB

Sambut HKBN 2026 Tingkat Sulbar, BPBD Mateng Juara Satu Lomba Renkon

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:52 WIB

Wabup Mateng Askary Buka Sosialisasi Pupuk Subsidi Sektor Perikanan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:47 WIB

Bupati Maros Kunjungan Ke-Mateng, Wabub Askary: lni Awal yang Baik Membangun Kerjasama

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:59 WIB

Arsal Aras Melepas 229 Calon Jamaah Haji Mamuju Tengah

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Korban Hilang di Hutan Kalittarung Polman Ditemukan Selamat

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

x