by

Menikmati Wisata Bukit Marano, Negeri di Atas Awan di Mamuju

Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) memiliki segudang pariwisita primodina yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya Bukit Marano yang juga dijuluki negeri di atas awan di Mamuju.

Bukit Marano memang terbilang wisata baru, namun keindahannya bisa diadu dengan panorama alam khas perbukitan yang ada di daerah-daerah lain.

Bukit Marano terletak di UPT Marano, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku. Kawasan wisata pada ketinggian sekitar 600 Mdpl ini menawarkan keindahan hamparan panorama awan yang menyelimuti pegunungan, seolah membuat pengunjung berada di atas awan.

Tidak sulit untuk menjangkau kawasan wisata ini. Hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari Jalan poros Kalukku dan dapat diakses baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

(wisata Bukit Marano Mamuju, foto: dok.ist)

Namun beberapa pengunjung lebih memilih berjalan kaki untuk sampai di puncak Bukit Marano.

Berbeda dengan kawasan wisata alam lainnya yang menawarkan pemandangan serupa. Di Bukit Marano pengunjung dapat menikmati keindahan panorama alam, sembari duduk santai di bawah rindangnya pepohonan tinggi, sambil merasakan kesejukan udara khas pegunungan.

Tidak sedikit pengunjung yang datang ke tempat ini untuk menyaksikan keindahan hamparan awan, rela menunggu lama, sembari mendirikan tenda di antara pepohonan tinggi tersebut.

Jika beruntung, hamparan awan tebal yang memanjakan mata ini, dapat disaksikan antara pukul 05:00 – 09:00 pagi.

Awan putih berpadu bias cahaya matahari kemerahan, langsung diabadikan para pengunjung, dalam bentuk video maupun foto menarik.

“Kesannya suasana pedesaan yang masih asri dan sejuk. Cocok untuk berlibur, camping disana,” kata Wahyu, salah satu pengunjung saat ditemui di lokasi, Sabtu (12/11/2022).

(wisata Bukit Marano Mamuju, foto: dok.ist)

Menurut Wahyu, wisata Bukit Marano bisa menjadi wisata unggulan Kabupaten Mamuju. Pasalnya di lokasi tersebut pengunjung bisa menikmati hamparan awan yang bisa jadi latar berswafoto dengan suasana khas pedesaan.

“Tidak kalah seperti di Enrekang atau Toraja, sudah banyak pengunjung juga kesini sebenarnya. Tapi paling cocok kalau mau liburan akhir pekan baru kesini (Bukit Marano),” jelasnya.

(Adv/Adm)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed