Arahan Prof Zudan pada Rakerpim di Majene, Lima Issu Utama dan 16 Poin Penting yang Harus Segera Ditindaklanjuti

- Jurnalis

Rabu, 5 Juli 2023 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBARPEDIA.COM, – Hari kedua pelaksanaan rapat kerja pimpinan Pemprov Sulbar membahas progres penanganan lima permasalahan daerah, yakni perkawinan anak, kemiskinan ekstrem, anak putus sekolah, stunting dan inflasi.

Pj. Gubernur Sulbar, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, Pemprov sudah membentuk satgas dan menentukan lima OPD menjadi koordinator untuk masing-masing permasalahan daerah, yakni Dinas Kesehatan untuk penanganan Stunting, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk Anak Putus Sekolah, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk Perkawinan Anak, Dinas Sosial untuk penanganan kemiskinan ekstrem dan Dinas Ketahanan Pangan untuk penganan inflasi.

Masing-masing koordinator satgas ini akan berkoordinasi dengan OPD, baik lingkup Pemprov maupun OPD di enam pemerintah kabupaten di Sulbar. Selain itu melibatkan kementerian lembaga di Sulbar, baik OKP, kampus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui satgas tersebut, langkah awal yang dikerjakan adalah melakukan instalasi, yakni tahap memasukkan ide dan cara kerja ke dalam sebuah sistem baru penanganan lima permasalahan daerah.

“Sistem baru ini, yang tadinya bekerja sendiri sendiri menjadi bekerjasama dan sama sama bekerja. Ini yang akan kita lakukan. Bekerjasama dengan semua pihak.
Kita harus instalasikan itu semua,” ujar Sestama BNPP itu.

Selain itu, dalam melakukan pengolahan data dengan cara membuat satu data yang akan menjadi rujukan bagi Satgas.

“Rapikan betul datanya, idenya, Kabupaten melakukan apa? provinsi melakukan apa?,” ungkapnya.

Poin lainnya adalah melakukan revolusi APBD, yaitu merubah cara berpikir dan cara bertindak terhadap anggaran.

“Bagaimana APBD digunakan untuk lima masalah itu, fokuskan kesana. Maka setiap program harus berdampak ke masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung. Yang tidak berdampak sama sekali kita evaluasi. Kalau kita tidak merubah mindset maka permasalahan ini tidak bisa kita selesaikan,” tegas Zudan.

Pada kesempatan itu, Zudan kembali menekankan 16 poin yang harus segera ditindaklanjuti, yakni (1). Membangun digitalisasi (SPBE) Cek akun pagi dan sore. Rubah mindset. Menuju Arsip Digital; (2) Koordinasi Jadwal diharmoniskan H-14 atau maksimal H-7 jadwal kegiatan masuk ke PJ Gubernur. (3) Evaluasi Kinerja: Rutin Bulanan, tiap awal bulan. Maksimal per 3 bulan. Cek kegiatan yang berdampak langsung ke masyarakat, tidak langsung, tidak berdampak. (4) Maksimalkan waktu untuk koordinasi intensif dengan kabupaten.

Selanjutnya (5).Coffee Morning untuk tindaklanjuti hasil rakor satgas dengan DPRD; (6) DAK perlu percepatan. Yang belum punya DAK segera bersurat ke KL terkait; (7) Branding dan Marketing diperkuat Pariwisata bisa menjadi unggulan (8) Pornas Korpri dan Gowes Bareng Korpri-ISSI (9) Pengisian Jabatan Jabatan kosong di Pemprov dan SMA (10). Program S3, (11) HUT Sulbar.

(12) Perhatikan Silpa Berapa yang pas untuk antisipasi awal 2024 (13). Kontrak untuk penunjang kegiatan IPM Lakukan shifting risk dan dalam kontrak disebutkan wajib menggunakan tenaga local kelompok miskin minimal 50 persen (14) Bahagiakan masyarakat melalui program yang difokuskan untuk selesaikan 4 Masalah + 1 Inflasi; (15) Semua OPD wajib rilis berita Berita dengan tone positif (16) Satu Data, Big Data, dan Super Apps Sulbar.

(rls/lal)

Berita Terkait

Kasus DBD Melonjak, Dinkes Mamuju Gencar Lakukan Fogging
Dinkes Mamuju Bakal Jalankan Program Integrasi Layanan Primer di Tiap Posyandu
Dinkes Mamuju Sebut PMT Lokal Efektif untuk Perbaikan Gizi Balita dan Ibu Hamil
Caleg Golkar Mamuju Protes Suaranya Hilang di TPS 34 Binanga Mamuju
Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Dorong ASN Tingkatkan Inovasi untuk Majukan Daerah
Gandeng Akademisi, Pemprov Sulbar Ingin Rancang Pembangunan Lebih Baik
Kadinkes Asran Masdy Hadiri Peresmian Layanan Cathlab dan ESWL RSUD Sulbar
Pj Gubernur Sulbar Nyoblos di TPS 17 Simboro, Harap Pemilu 2024 Lahirkan Pemimpin Terbaik

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:48 WIB

Truk Muat Tenda Pengantin di Polman Terguling, Satu Orang Tewas

Jumat, 30 Juni 2023 - 13:03 WIB

Perluas Layanan di Wilayah Sulawesi, Maxim Kini Hadir di Polewali Mandar

Senin, 29 Mei 2023 - 21:02 WIB

Samsat Polman Dapat Kunjugan Anggota DPRD Sulsel, Bahas Kontribusi Penerimaan Pajak

Minggu, 18 Desember 2022 - 07:33 WIB

Sambut Hari Jadi Polman Ke-63 Tahun, Pemuda Kreatif Gelar Festival Musik di Pantai Bahari

Senin, 19 September 2022 - 13:50 WIB

Gandeng Komisi IX DPR RI, BKKBN Sulbar Kampanye Penurunan Stunting

Minggu, 18 September 2022 - 14:19 WIB

BKKBN Sulbar Gandeng DPR RI Tekan Stunting dengan Hindari Nikah Muda

Sabtu, 17 September 2022 - 14:02 WIB

Andi Ruskati Gelar Sosialisasi, Cegah Anak Putus Sekolah-Hindari Pernikahan Dini

Kamis, 15 September 2022 - 13:53 WIB

Andi Ruskati Ajak Ibu Hamil Konsumsi Makanan Bergizi Upaya Cegah Stunting

Berita Terbaru

Advertorial

Kasus DBD Melonjak, Dinkes Mamuju Gencar Lakukan Fogging

Kamis, 22 Feb 2024 - 10:06 WIB

(Ilustrasi narkoba, foto: dok.ist)

Kriminal

Polisi Tangkap 2 Warga Pinrang Sulsel Terkait Kasus Narkoba

Kamis, 22 Feb 2024 - 08:00 WIB