Terkait Ijazah Palsu Oknum Kades, Ombudsman Minta Bupati Pasangkayu Tegas

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2018 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

????????????????????????????????????

????????????????????????????????????

MAMUJUPEDIA – Setelah melakukan proses tindaklanjut atas pengaduan masyarakat terkait dugaan Maladministrasi yang dilakukan pihak DPMPD Kabupaten Pasangkayu, Jajaran Ombudsman RI Sulawesi Barat akhirnya menyampaikan hasil tindaklanjut penanganan laporan kepada publik (14/02/18).

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar menegaskan bahwa proses klarifikasi, investigasi dan penelitian mendalam yang dilakukan. Tim Ombudsman RI Sulbar menemukan sejumlah kejanggalan yang menguatkan bahwa ijazah yang dikeluarkan oleh Madrasah Al Khaerat di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu  diduga palsu karena tidak terdaftar secara resmi pada Dinas Pendidikan.

Sebagai langkah tindaklanjut dalam waktu dekat Ombudsman RI Sulbar, akan melakukan koordinasi dengan Bupati Pasangkayu dan akan menyampaikan saran dan koreksi terhadap kinerja DPMPD atas dugaan tidak patut dalam proses penelitian berkas para calon kepala desa pada pelaksanaan Pilkades serentak di pasangkayu tahun 2017.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara kelembagaan kami berharap Bupati Pasangkayu bisa mengambil sikap tegas atas kinerja DPMPD Pasangakyu yang dinilai tidak patut, termasuk menyikapi ijazah kepala desa terpilih di desa doda yang diduga kuat adalah ijazah palsu,” Tegas Lukman.

 

(Humas Ombudsman RI Sulbar)

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Amankan 2 Remaja di Polman Usai Video Freestyle Motor di Jalan Raya Viral
Tuntutan Jaksa Dinilai Terlalu Ringan, Keluarga H.Asmar Demo Tuntut Keadilan
Kakak Adik Dibawah Umur, Jadi Pelampiasan Hasrat Bejat Ayah Kandung dan Paman
Pelaku Penikaman di Desa Babana, Berhasil Diamankan Beserta Barang Bukti Sebilah Badik
Tak Ditahan di Polres Mateng, Kuasa Hukum Korban Pengancaman Minta Kejari Mamuju Tahan Kades Lumu
Sat Narkoba Polres Mateng, Berhasil Bekuk JR Pengguna Sabu
Cabuli Anak Gadis Dibawah Umur, AB Berurusan dengan Polisi
Jajaran Polres Mateng Redam Terjadinya Konflik Lahan Sawit di Rawa Indah

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:30 WIB

Sekprov Tinjau Finalisasi Pembangunan Kantor Gubernur Sulbar

Selasa, 27 Februari 2024 - 15:21 WIB

2 Caleg Alumni HMI MPO Lolos ke DPRD Kabupaten Majene

Senin, 26 Februari 2024 - 19:16 WIB

Tindaklanjuti Laporan BPK, DPRD Mateng Bentuk PANSUS LHP BPK

Senin, 26 Februari 2024 - 12:48 WIB

Satu Personel Polres Pasangkayu Dipecat Tidak Hormat gegara Terlibat Narkoba

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:34 WIB

Hadiri Pelantikan ASLI Sulbar, Ini Pesan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi

Minggu, 25 Februari 2024 - 12:12 WIB

Sekda Mateng Tanam 5.500 Pohon di Hari Annyversery Ke 55 PT.Bumi Karsa

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:06 WIB

Kasus DBD Melonjak, Dinkes Mamuju Gencar Lakukan Fogging

Rabu, 21 Februari 2024 - 20:43 WIB

Dinkes Mamuju Bakal Jalankan Program Integrasi Layanan Primer di Tiap Posyandu

Berita Terbaru

Advertorial

Sekprov Tinjau Finalisasi Pembangunan Kantor Gubernur Sulbar

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:30 WIB

Majene

2 Caleg Alumni HMI MPO Lolos ke DPRD Kabupaten Majene

Selasa, 27 Feb 2024 - 15:21 WIB

Mamuju Tengah

Tindaklanjuti Laporan BPK, DPRD Mateng Bentuk PANSUS LHP BPK

Senin, 26 Feb 2024 - 19:16 WIB