3 Fakta Baru Dugaan Data BPJS Kesehatan Bocor, Ada yang Bikin Kaget!

- Jurnalis

Rabu, 26 Mei 2021 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(source : google/CNN)

(source : google/CNN)

SULBARPEDIA.COM,Jakarta – Dugaan kebocoran data BPJS Kesehatan memunculkan fakta-fakta baru. Hal-hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat di Komisi IX DPR.

Sebelumnya, 279 juta data WNI tersebar dalam forum hacker Raid Forums, disinyalir ratusan juta data ini milik BPJS Kesehatan dan mengalami kebocoran. Kasus dugaan kebocoran data WNI ini sedang ditangani oleh Bareskrim Polri. Disebutkan, 279 juta data WNI tersebut dijual secara online di forum hacker Raid Forums.

Informasi pribadi dalam data bocor itu meliputi NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, bahkan kabarnya juga besaran gaji. Disertakan pula sejuta sampel data untuk pengecekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut ini 3 fakta terbaru dari kasus dugaan kebocoran data BPJS:

1. Ada Data TNI Polri

Fakta baru yang pertama adalah apabila dugaan kebocoran data BPJS Kesehatan ini benar adanya, risikonya keamanan negara berpotensi terancam.

Pasalnya, menurut Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto data TNI-Polri juga masuk di dalam 279 juta data peserta BPJS Kesehatan yang diduga bocor dan dijual di internet.

“Kami melihat ada beberapa potensi risiko yang akan muncul apabila isu kebocoran data peserta ini adalah benar. Pertama, risiko terhadap keamanan nasional karena ini sebagian besar data kependudukan termasuk TNI-Polri dan semuanya ada di sana,” kata Yuri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR, Selasa (25/5/2021).

“Kalau memang benar data itu lah yang dimiliki dan sesuai dengan kenyataan maka risiko keamanan nasional ini akan semakin terlihat,” tegasnya.

Yuri juga menilai reputasi pelaksanaan jaminan kesehatan nasional (JKN) akan tercoreng dengan adanya kasus dugaan kebocoran data ini. BPJS Kesehatan sendiri salah satu lembaga yang bertugas menjalankan JKN.

“Ini akan kontraproduktif kalau dihadapkan dengan keinginan pemerintah untuk semakin memantapkan peran jaminan kesehatan nasional sebagai bagian dari pembangunan kesehatan nasional,” kata Yuri.

2. Bos BPJS Kesehatan Tak Yakin

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menilai dugaan kebocoran yang disandingkan pada data BPJS Kesehatan belum tentu benar. Dia mengakui memang data 279 juta orang Indonesia yang tersebar dan dijual di internet memiliki kemiripan dengan data milik BPJS Kesehatan.

Namun, menurutnya hal itu belum terbukti. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil investigasi. Sejak Sabtu, 22 Mei yang lalu, dia mengatakan pihaknya dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sedang melakukan investigasi mendalam soal data yang tersebar di internet.

“Sebetulnya itu yang ditawarkan benar punya BPJS (Kesehatan) atau bukan? Itu kami belum tahu. Apa itu mirip? Iya. Tapi, datanya belum tahu, itu sedang diinvestigasi,” kata Ali Ghufron dalam rapat yang sama.

3. Langkah yang Dilakukan BPJS Kesehatan

Manajemen BPJS Kesehatan melakukan sejumlah langkah preventif untuk melindungi data peserta. Hal ini dilakukan usai adanya dugaan kebocoran data 279 juta peserta BPJS Kesehatan dan dijual di internet.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menjelaskan salah satu langkah yang diambil adalah menghentikan dan menunda sementara semua kerja sama terkait pertukaran data BPJS Kesehatan. Pihaknya juga menutup semua data internal dan melakukan investigasi.

“Kami amankan titik akses, dengan melakukan penutupan dan lalu invetigasi. Kami juga langsung tunda semua kerja sama terkait pertukaran data,” ungkap Ali Ghufron.

Sebagai langkah hukum, pihaknya juga sudah melakukan laporan ke Bareskrim Polri. Pihaknya juga bersurat ke Otoritas Jasa Keuangan, untuk memberikan laporan soal dugaan kebocoran data peserta ini.

Ali Ghufron mengatakan saat ini sebetulnya BPJS Kesehatan sudah memiliki sistem keamanan dengan standar internasional. Dia juga menyebutkan sistem keamanan BPJS Kesehatan sudah dibuat berlapis-lapis.

“Sistem manajemen keamanan informasi kami sudah mengacu pada regulasi pemerintah dan menerapkan standar internasional sistem keamanan. Kami sudah ada sertifikasi ISO-27001 terkait keamanan data,” kata Ali Ghufron.

“Dan demikian juga mengenai sistem keamanan untuk melindungi keamanan data sudah didukung sistem yang terdiri dari beberapa layer keamanan. Seperti kontrol keamanan parimeter, lalu sistem keamanan yang mencakup metdologi keamanan fisik dan digital yang melindungi bisnis secara keseluruhan,” lanjutnya.

(source : detik.com)

Berita Terkait

Gubernur Suhardi Duka Motivasi 1.476 Patriot Muda Tim Ekspedisi Patriot 2026
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional untuk Penguatan Desa dan Publikasi
Ketua DPRD Sulbar Hadiri Rakor Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pusat–Daerah
Penuh Haru, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Jadi Inspektur Upacara Persemayaman Salim S Mengga
IPMA Sulbar-NTB Resmi Terbentuk, Siap Perkuat Solidaritas dan Datangkan SDK
Gubernur SDK Kunjungi Makam Pejuang Sulbar dan Maraqdia Tokape Arajang Balanipa
Pastikan Harga LPG 3 Kg Sesuai HET, Pertamina Sulawesi Bersama Pemerintah Tinjau Pangkalan LPG
Stok BBM dan Gas LPG 3 Kg di Sulbar Aman

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Menjaga Laut Tetap Aman, Sat Polairud Polres Mateng Mengawal Aktivitas Nelayan Hingga Pesisir Terjaga

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Menembus Gelapnya Malam, Polsek Topoyo Hadir Cegah Gangguan Kamtibmas Hingga Pelosok Wilayah

Senin, 27 Juli 2026 - 12:16 WIB

Perkuat Kamtibmas dan Toleransi Antar Warga, BKTM Tinali Sambangi Masyarakat Binaan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Satlantas Polres Mateng Hadir Lewat Blue Light Patrol Ciptakan Rasa Aman Dimalam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 11:34 WIB

Polsek Karossa Hadir Sebagai Penengah Lewat Problem Solving Demi Jaga Harmoni Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 11:30 WIB

Polsek Pangale Cegah Gangguan Kamtibmas dan Berikan Rasa Nyaman Kepada Warga saat Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Kapolsek Budong-Budong Menyapa Generasi Muda, Tanamkan Nilai Kamtibmas

Senin, 27 Juli 2026 - 11:01 WIB

Mengabdi dengan Ketulusan: BKMT Polsek Topoyo Hadir Menjaga Rasa Aman Warga Bambamanurung

Berita Terbaru

x